Sorry,
I’m Lied
Cast :
Park Jimin (BTS)
Kim Song Hee (OC)
Jeon Jungkook (BTS)
Kim Song Hee (OC)
Jeon Jungkook (BTS)
Genre : married life || romance (maybe)
Rate : 17
Author :
Nuriramdaniyah
**
Author POV
Memang hampir semua pengantin baru ingin merasakan
malam pertama seperti pada umumnya, begitulah yang di rasakan jimin.
“ya! Park jimin, apa yang akan kau lakukan
eohh?” song hee berteriak tak mengerti
apa yang akan di lakukan jimin.
“diam lah….”
“ya!!!!!!!!!!!!!!”
“kau tau apa yang aku inginkan hah?” ucap jimin menatap
song hee dan chu~ mencium bibirnya kasar.
"ya !" song hee melepaskan tautan bibir mereka..
Plaaaaaaaaaak
Song hee menampar keras pipi jimin yang berada di
atasnya. Song hee tak memberikannya malamm ini, menurutnya jimin melakukan itu
bukan dari dasar cintanya,melainkan ini hanya karna nafsu semata.
“Aw….appo” jimin mengelus pipinya yang di tampar
song hee tadi, jimin beralih dari badan song hee, dan kini posisi mereka
membelakangi satu sama lain, tak ada kata yang terucap. Mereka saling diam.
“( kau tidak mengijinkanku memilikimu seutuhnya di
malam pertama ini eoh? Song hee-ah, apakah kau masih membenciku? )” ucap jimin
dalam hati.
“( mianhae, bukan aku tidak mau, tapi aku tahu kalau
kau tidak mencintaiku hiks )” ucap song hee dalam hati.
Masih dengan suasana diam, mereka kemudian
menjatuhkan kembali tubuh mereka dan tertidur di ranjang yang sama walau dalam
posisi masih saling membelakangi.
Tengah malam song hee terbangun dan duduk mengambil buku kecil,
lebih tepatnya dairy, ia mulai menuliskan isi hatinya.
“hari ini, aku
resmi menjadi istri seseorang yang aku sukai, aku sedang duduk melihatnya
tertidur di sebelahku, rasanya seperti mimpi. Melihat tidurnya sangat damai,
tapi pipinya merah karena perbuatanku. Mianhae, baru saja aku menolak malam pertama
kita, apakah yang baru saja aku lakukan itu salah? Aku menolak hak nya, tapi aku
tau ia hanya melihatku karna nafsu, ia tak mencintaiku, aku tau itu. Mianhae
jimin oppa”
Setelah menuliskan itu, song hee kembali tertidur, dan menyimpan buku dairy
itu dalam laci di samping tempat tidurnya.
“jaljayo oppa” song hee tersenyum melihat jimin yang tertidur sangat
lelap.
**
Matahari kini telah muncul dan memancarkan cahayanya
membuat dua sejoli yang masih terlelap terpaksa membuka matanya. Tak berfikir lama, mereka bangun dan
melakukan aktivitas masing-masing.
Song hee yang sudah siap dengan style ngampusnya
terlihat cantik dengan memakai pakaian seperti biasa. Begitupun dengan sang
suami, jimin, pagi ini dia terlihat tampan.
“hari ini aku akan sarapan di kampus saja” ucapn
jimin membawa tasnya dan menuruni anak tangga dengan cepat. Song hee hanya
terdiam dan masih memandangi dirinya di cermin.
“cih.. kau bahkan tak ingin sarapan dengan ku? ya ya
ya, aku tau akan seperti ini” ucap song hee. Ia benci jika harus berpura-pura
tidak perduli kepada jimin. Tapi , mengingat sakit hatinya yang dulu, ia harus
melakukannya karena ia tau jimin pun tak menyukainya.
**
Song Hee POV
Aku kembali ke kampusku dengan status yang berbeda,
menjadi single kembali, dia tak ingin ada yang tau tentang status kita, tetapi
apakah aku senang? Tidak ! malah itu membuatku sakit, karena dia pasti akan
dekat dengan wanita lain dan menggodanya.
“song hee-ah” teriak seseorang dari belakangku.
Akupun langsung menoleh.
“hei..kookie”
“bagaimana semalam dengan jimin hyung?”
“apanya yang bagaimana? Hm?”
“kau kan sudah menik-“
“ya jungkookie, stop” akupun membungkam mulutnya
dengan tanganku dan melirik orang yang lalu lalang di sekitarku.
“wae?”
“aku tidak mau ada yang tau soal pernikahanku dan
jimin” ucapku pelan.
“…” ia hanya mengangguk.
“kajja kita ke kelas”
“ne”
Aku dan jungkook berjalan melewati koridor kampus,
tak sengaja terlihat di depanku jimin yang sedang duduk merangkul seorang yeoja
yang tak lain adalah kekasihnya. Memang, kekasihnya belum tau kalau dia sudah
menikah denganku.
DEG…hatiku sakit rasanya.
“wae? Kenapa berhenti eoh?”
“…” aku hanya diam dan sedikit air mataku tumpah
membasahi pipiku. Jungkook yang melihatnya pun seperti mengetahui alasanku
menangis.
“kau menangis?”
“a- ani…aku hanya kelilipan, yu kita lanjutkan”
“nde….”
Aku tau sebenarnya jungkook tak ingin melihatku
lemah seperti ini, dia tau masalalu ku dengan jimin sewaktu sma dullu.
“song hee-ah, apa kau masih menyukainya?” ucap
jungkook bertanya kepadaku.
“apakah aku bodoh kookie-ya?” ucapku kembali
mennagis.
“maksudmu?”
“aku benci dengan perjodohan ini,dari dulu ia tak pernah melihat keberadaanku, ia tak
pernanh menganggapku, aku tau aku salah menerima perjodohan ini, kookie-ya apa
yang harus aku lakukan?” ucapku mencurahkan isi hatiku.
“ya, aku mengerti. Kau tidak salah menerima
perjodohan ini, dan kalaupun kau menyesal, ini sudah terlanjur terjadi. Aku tau
kau perempuan kuat, kau bisa melewati semua ini” ucap jungkook menyemangatiku.
“apa…kau masih menyukaiku?”
“haaaaah” jungkook menghela nafas sebentar. “ani..aku
tak menyukaimu, tapi aku menyayangimu sebagai sahabatku saja. Dan aku tau kau
sekarang sudah mempunyai tanggung jawab sebagai seorang istri”
“tapi…”
“kau mau berjanji satu hal kepadaku?”
“apa?”
“jangan menangis di depanku ne? aku tak ingin
melihat perempuan menangis di depan ku”
“cihh….” Aku mengusap air mataku. “arraseo”
“hehe”
“hari ini bisakah kau antarkanku ke rumah yang dulu”
“kau tinggal di rumah itu?”
“ani..aku akan mengambil barang-barangku yang belum
sempat aku bawa”
“hm..geurae” ucapnya tersenyum.
“gomawo” akupun membalas senyumannya.
@skip
“gomawo sudah membantuku dan mengantarku pulang hari
ini”
“ne…yausudah kalau begitu aku pulang dulu”
“hati-hati kookie-ya”
Aku memandang mobilnya sudah berlalu, kulanjutkan
langkahku untuk masuk ke rumahku, maksudku..rumah ku dan suamiku, jimin.
“kau habis dari rumah eommanim?” ucap jimin yang
membuatku menghentikan langkahku.
“ne”
“kenapa kau tak memintaku untuk mengantarmu?”
“aku… hanya tak ingin merepotkanmu saja” ucapku
berbohong
“…” tak ada
jawaban, ia hanya diam.
Akupun melanjutkan langkahku menuju kamar dan
langsung membereskan barang-barangku yang tadi aku bawa.
Ceklek~ jimin masuk dan merebahkan dirinya di tempat
tidur. Ada apa dengan dia? Tak seperti biasanya dia diam seperti ini.
“kau kenapa?” ucapku menatapnya dari kejauhan.
“ani..hanya lelah saja” ucapnya menarik selimut
sampai menutupi semua badannya.
“(bicaralah kepadaku ada apa? Aku khawatir)” ucapku
dalam hati. Melihat jimin sepertinya sudah tertidur, Aku pun melanjutkan
pekerjaanku membereskan barang-barangku. Setelah semuanya beres,
“aku akan melihat pertandingan bola malam ini, kau tidur duluan saja” jimin bangkit
dari tidurnya dan mengagetkanku.
“sejak kapan kau suka bola?” tanyaku
“eum… aku sedang taruhan dengan temanku, jadi aku
harus tau siapa yang menang malam ini”
“…” aku tak menjawabnya, dia pergi keluar dan
menutup pintu kamar perlahan. aku duduk dan kembali mengambil buku dairy itu.
“hey park
jimin, aku benci kepadamu, kau memang tak pernah menganggap pernikahan ini ada,
siang tadi, aku melihatmu bermesraan dengan dia,hatiku sakit, apakah kau tak
memikirkan perasaanku? Hiks… aku hanya bisa mengungkapkan perasaanku lewat buku
ini saja, aku tak berani mengungkapkan langsung kepadamu, dan malam ini aku melihat mu seperti ini, kau kenapa
oppa? Bicaralah, aku mengkhawatirkanmu, jika memang keberadaanku hanya menambah
bebanmu saja, aku akan pergi, ”
Setengah jam berlalu, malam semakin larut. Aku pergi
keluar melihat jimin sedang tertidur pulas di sofa. Aku menghampirinya, dan
mematikan televisi yang saat itu menyala.
“aku tau kau berbohong padaku” aku menyelimutinya
dan kembali ke kamarku dengan perasaan sakit.
**
Author POV
Pagi ini tanpa
sepengetahuan jimin, song hee memiliki
janji dengan jungkook. Jungkook meminta song hee mengantarnya ke bandara.
Ting..tong..
“nuguseo?” ucap jimin membuka pintu.
“ah…jimin hyung, aku hanya ingin bertemu dengan song
hee.”
“oh..geurae, cakkaman” ucap jimin tanpa
mempersilahkan jungkook masuk.
“mian kau menunggu lama ya?” ucap song hee tiba-tiba
muncul.
“kau mau kemana?” ucap jimin penasaran
“aku akan mengantar jungkook sebentar”
Tanpa berpamitan, mereka langsung berangkat
meninggalkan jimin.
Sebelum memasuki(?) mobil jungkook, song hee sempat terdiam, ia kembali memikirkan jimin,
tapi dia juga sadar dengan kelakuan jimin semalam.
Jungkook mulai berangkat. Sepanjang jalan song
hee hanya terdiam.
**
Jimin POV
Aku melihat kedekatan antara song hee dan jungkook, apakah mereka berpacaran?
Aaaahhhh terserah lah, toh aku menikah dengannya pun hanya sebatas menuruti
keinginan kedua orangtua kami, tapi kenapa hatiku merasakan sakit. apakah aku
mulai mencintainya?
TBC


Tidak ada komentar:
Posting Komentar