Teddy Bear Holding A Heart Balloon

Rabu, 17 Desember 2014

ff jimin "Sorry, I’m Lied" part 2

Sorry, I’m Lied



Cast                 : Park Jimin (BTS)
                          Kim Song Hee (OC)
                          Jeon Jungkook (BTS)
Genre              :  married life || romance (maybe)
Rate                 :  17
Author             : Nuriramdaniyah

**

Author POV

Memang hampir semua pengantin baru ingin merasakan malam pertama seperti pada umumnya, begitulah yang di rasakan jimin.

“ya! Park jimin, apa yang akan kau lakukan eohh?”  song hee berteriak tak mengerti apa yang akan di lakukan jimin.

“diam lah….”

“ya!!!!!!!!!!!!!!”

“kau tau apa yang aku inginkan hah?” ucap jimin menatap song hee dan chu~ mencium bibirnya kasar.

"ya !" song hee  melepaskan tautan bibir mereka..

Plaaaaaaaaaak
Song hee menampar keras pipi jimin yang berada di atasnya. Song hee tak memberikannya malamm ini, menurutnya jimin melakukan itu bukan dari dasar cintanya,melainkan ini hanya karna nafsu semata.

“Aw….appo” jimin mengelus pipinya yang di tampar song hee tadi, jimin beralih dari badan song hee, dan kini posisi mereka membelakangi satu sama lain, tak ada kata yang terucap. Mereka saling diam.

“( kau tidak mengijinkanku memilikimu seutuhnya di malam pertama ini eoh? Song hee-ah, apakah kau masih membenciku? )” ucap jimin dalam hati.

“( mianhae, bukan aku tidak mau, tapi aku tahu kalau kau tidak mencintaiku hiks )” ucap song hee dalam hati.

Masih dengan suasana diam, mereka kemudian menjatuhkan kembali tubuh mereka dan tertidur di ranjang yang sama walau dalam posisi masih saling membelakangi.
Tengah malam song hee  terbangun dan duduk mengambil buku kecil, lebih tepatnya dairy, ia mulai menuliskan isi hatinya.

hari ini, aku resmi menjadi istri seseorang yang aku sukai, aku sedang duduk melihatnya tertidur di sebelahku, rasanya seperti mimpi. Melihat tidurnya sangat damai, tapi pipinya merah karena perbuatanku. Mianhae, baru saja aku menolak malam pertama kita, apakah yang baru saja aku lakukan itu salah? Aku menolak hak nya, tapi aku tau ia hanya melihatku karna nafsu, ia tak mencintaiku, aku tau itu. Mianhae jimin oppa”  

Setelah menuliskan itu, song hee  kembali tertidur, dan menyimpan buku dairy itu dalam laci di samping tempat tidurnya.

“jaljayo oppa” song hee  tersenyum melihat jimin yang tertidur sangat lelap.
**


Matahari kini telah muncul dan memancarkan cahayanya membuat dua sejoli yang masih terlelap terpaksa membuka matanya.  Tak berfikir lama, mereka bangun dan melakukan aktivitas masing-masing.
Song hee yang sudah siap dengan style ngampusnya terlihat cantik dengan memakai pakaian seperti biasa. Begitupun dengan sang suami, jimin, pagi ini dia terlihat tampan.

“hari ini aku akan sarapan di kampus saja” ucapn jimin membawa tasnya dan menuruni anak tangga dengan cepat. Song hee hanya terdiam dan masih memandangi dirinya di cermin.

“cih.. kau bahkan tak ingin sarapan dengan ku? ya ya ya, aku tau akan seperti ini” ucap song hee. Ia benci jika harus berpura-pura tidak perduli kepada jimin. Tapi , mengingat sakit hatinya yang dulu, ia harus melakukannya karena ia tau jimin pun tak menyukainya.
**

Song Hee POV

Aku kembali ke kampusku dengan status yang berbeda, menjadi single kembali, dia tak ingin ada yang tau tentang status kita, tetapi apakah aku senang? Tidak ! malah itu membuatku sakit, karena dia pasti akan dekat dengan wanita lain dan menggodanya.

“song hee-ah” teriak seseorang dari belakangku. Akupun langsung menoleh.

“hei..kookie”

“bagaimana semalam dengan jimin hyung?”

“apanya yang bagaimana? Hm?”

“kau kan sudah menik-“

“ya jungkookie, stop” akupun membungkam mulutnya dengan tanganku dan melirik orang yang lalu lalang di sekitarku.

“wae?”

“aku tidak mau ada yang tau soal pernikahanku dan jimin” ucapku pelan.

“…” ia hanya mengangguk.

“kajja kita ke kelas”

“ne”

Aku dan jungkook berjalan melewati koridor kampus, tak sengaja terlihat di depanku jimin yang sedang duduk merangkul seorang yeoja yang tak lain adalah kekasihnya. Memang, kekasihnya belum tau kalau dia sudah menikah denganku.
DEG…hatiku sakit rasanya.

“wae? Kenapa berhenti eoh?”

“…” aku hanya diam dan sedikit air mataku tumpah membasahi pipiku. Jungkook yang melihatnya pun seperti mengetahui alasanku menangis.

“kau menangis?”

“a- ani…aku hanya kelilipan, yu kita lanjutkan”

“nde….”

Aku tau sebenarnya jungkook tak ingin melihatku lemah seperti ini, dia tau masalalu ku dengan jimin sewaktu sma dullu.

“song hee-ah, apa kau masih menyukainya?” ucap jungkook bertanya kepadaku.

“apakah aku bodoh kookie-ya?” ucapku kembali mennagis.

“maksudmu?”

“aku benci dengan perjodohan ini,dari dulu  ia tak pernah melihat keberadaanku, ia tak pernanh menganggapku, aku tau aku salah menerima perjodohan ini, kookie-ya apa yang harus aku lakukan?” ucapku mencurahkan isi hatiku.

“ya, aku mengerti. Kau tidak salah menerima perjodohan ini, dan kalaupun kau menyesal, ini sudah terlanjur terjadi. Aku tau kau perempuan kuat, kau bisa melewati semua ini” ucap jungkook menyemangatiku.

“apa…kau masih menyukaiku?”

“haaaaah” jungkook menghela nafas sebentar. “ani..aku tak menyukaimu, tapi aku menyayangimu sebagai sahabatku saja. Dan aku tau kau sekarang sudah mempunyai tanggung jawab sebagai seorang istri”

“tapi…”

“kau mau berjanji satu hal kepadaku?”

“apa?”

“jangan menangis di depanku ne? aku tak ingin melihat perempuan menangis di depan ku”

“cihh….” Aku mengusap air mataku. “arraseo”

“hehe”

“hari ini bisakah kau antarkanku ke rumah yang dulu”

“kau tinggal di rumah itu?”

“ani..aku akan mengambil barang-barangku yang belum sempat aku bawa”

“hm..geurae” ucapnya tersenyum.

“gomawo” akupun membalas senyumannya.
@skip

“gomawo sudah membantuku dan mengantarku pulang hari ini”

“ne…yausudah kalau begitu aku pulang dulu”

“hati-hati kookie-ya”

Aku memandang mobilnya sudah berlalu, kulanjutkan langkahku untuk masuk ke rumahku, maksudku..rumah ku dan suamiku, jimin.

“kau habis dari rumah eommanim?” ucap jimin yang membuatku menghentikan langkahku.

“ne”

“kenapa kau tak memintaku untuk mengantarmu?”

“aku… hanya tak ingin merepotkanmu saja” ucapku berbohong

“…”  tak ada jawaban, ia hanya diam.
Akupun melanjutkan langkahku menuju kamar dan langsung membereskan barang-barangku yang tadi aku bawa.
Ceklek~ jimin masuk dan merebahkan dirinya di tempat tidur. Ada apa dengan dia? Tak seperti biasanya dia diam seperti ini.
“kau kenapa?” ucapku menatapnya dari kejauhan.

“ani..hanya lelah saja” ucapnya menarik selimut sampai menutupi semua badannya.

“(bicaralah kepadaku ada apa? Aku khawatir)” ucapku dalam hati. Melihat jimin sepertinya sudah tertidur, Aku pun melanjutkan pekerjaanku membereskan barang-barangku. Setelah semuanya beres,

“aku akan melihat pertandingan bola malam  ini, kau tidur duluan saja” jimin bangkit dari tidurnya dan mengagetkanku.

“sejak kapan kau suka bola?” tanyaku

“eum… aku sedang taruhan dengan temanku, jadi aku harus tau siapa yang menang malam  ini”

“…” aku tak menjawabnya, dia pergi keluar dan menutup pintu kamar perlahan. aku duduk dan kembali mengambil buku dairy itu.

hey park jimin, aku benci kepadamu, kau memang tak pernah menganggap pernikahan ini ada, siang tadi, aku melihatmu bermesraan dengan dia,hatiku sakit, apakah kau tak memikirkan perasaanku? Hiks… aku hanya bisa mengungkapkan perasaanku lewat buku ini saja, aku tak berani mengungkapkan langsung kepadamu, dan malam   ini aku melihat mu seperti ini, kau kenapa oppa? Bicaralah, aku mengkhawatirkanmu, jika memang keberadaanku hanya menambah bebanmu saja, aku akan pergi,  ”

Setengah jam berlalu, malam semakin larut. Aku pergi keluar melihat jimin sedang tertidur pulas di sofa. Aku menghampirinya, dan mematikan televisi yang saat itu menyala.

“aku tau kau berbohong padaku” aku menyelimutinya dan kembali ke kamarku dengan perasaan sakit.

**

Author POV

Pagi ini  tanpa sepengetahuan jimin, song hee  memiliki janji dengan jungkook. Jungkook meminta song hee mengantarnya ke bandara.

Ting..tong..

“nuguseo?” ucap jimin membuka pintu.

“ah…jimin hyung, aku hanya ingin bertemu dengan song hee.”

“oh..geurae, cakkaman” ucap jimin tanpa mempersilahkan jungkook masuk.

“mian kau menunggu lama ya?” ucap song hee tiba-tiba muncul.

“kau mau kemana?” ucap jimin penasaran

“aku akan mengantar jungkook sebentar”
Tanpa berpamitan, mereka langsung berangkat meninggalkan jimin.
Sebelum memasuki(?) mobil jungkook, song hee  sempat terdiam, ia kembali memikirkan jimin, tapi dia juga sadar dengan kelakuan jimin semalam.
Jungkook mulai berangkat. Sepanjang jalan song hee  hanya terdiam.
**

Jimin POV
Aku melihat kedekatan antara song hee   dan jungkook, apakah mereka berpacaran? Aaaahhhh terserah lah, toh aku menikah dengannya pun hanya sebatas menuruti keinginan kedua orangtua kami, tapi kenapa hatiku merasakan sakit. apakah aku mulai mencintainya?


TBC

Tidak ada komentar:

Posting Komentar