Kenyataan yang tidak bisa kuterima
Cerpen
: Nur Dini Nuri Ramdaniyah
“ Makasih yah
kamu sudah terima aku jadi pacar kamu .. “ ujar Danu setelah menembakku satu
tahun yang lalu di tempat biasa kita bertemu.
“ aku tak mengerti kenapa dia meminta aku jadi
pacarnya padahal disekolah dia cuek
banget“ aku bergumam dalam hati. Tapi tak bisa dipungkiri kalau aku sudah
menyukai dirinya sejak 2 tahun yang lalu. Aku pun menghiraukan semua perasaan
aneh ku terhadapnya.
Sehingga saat dia ngajak aku jalan, dia ngasih
kejutan sama aku sebuah kue cake kecil yang bertuliskan “ Happy Anniversary “
diberikannya kepadaku tanda hari jadi kita yang ke 2 tahun. “ Happy Anniversary
sayang “ sambil mencium keningku dan langsung duduk disampingku. Akupun hanya
tersenyum manis.. aku tak tahu kenapa saat itu perasaanku tidak enak rasanya
ingin pulang kerumah saja.padahal aku sayang banget sama danu. “ hei sayang kok
kamu ngelamun sih ? ngelamunin apa ? kamu gak seneng yah.. ini kan hari jadi
kita yang ke 2thn sayang “ Kata kata itu mengagetkanku ketika aku terlarut dalam
lamunan ku . “ hmm.. gak apa-apa ko sayang, ohiya pulang yu, aku gak enak badan
nih..“ kataku sambil berdiri. Danu pun menuruti kata ku dan mengejarku dan
meninggalkan kue itu di meja tadi.
“ makasih yah udah nganterin aku” ujarku kepada Danu. Danupun hanya tersenyum dan langsung pergi mengendarai motor merahnya itu. Tak lama kemudian, aku masuk ke dalam rumah, terlihatlah disana om irgi,tante eva dan juga raka. Om irgi dan tante eva berteman dekat dengan orang tua ku. Dan aku pun melintas di belakang mereka, “ sayang .. kamu udah pulang nak., sini duduk. Kamu abis dari mana?” kata mama ku sambil merayuku supaya duduk. Aku pun menjawab pertanyaan mama dengan tersenyum “ emm aku abis jalan sama Danu mah, ngerayain hari jadi kita yang ke 2thn.”
papa pun langsung mengalihkan pembicaraan ku. “ emmh, Nida, ini om irgi, ini tante eva, dan ini raka “ kata papa sambil menyuruhku untuk memberikan salam kepada mereka. Aku pun menyalami mereka semua. “ oh jadi ini yang namanya nida, cantik yah” ujar tante eva memujiku, akupun hanya tersenyum. Aku pun bertanya sama mama “ mah, tante sama om ada apa kesini.”
“ sayang, mama sama papa, sama tante dan om mau menjodaohkan kamu sama raka. Kelihatannya kalian cocok. Makannya kamu putusin hubungan kamu sama danu itu yah” kata kata mama membuat aku tak percaya dan menitikkan air mata. Akupun langsung meninggalkan mereka dan pergi ke kamar. “ ternyata perasaan yang tidak enak itu ini,” ujarku sambil menangis..
Akupun menghempaskan tubuhku diatas ranjang sambil
memeluk sebuah boneka dari Danu pacar aku sampai aku terlelap tidur.
Ketika pagi menyambut hari yang sangat buruk bagiku,
karena aku harus menerima kenyataan kalau aku dijodohkan dengan orang yang
tidak aku cintai. Ketika disekolah sikapku aneh,bukan hanya danu yang merasakan
sikap anehku ini, Tetapi sahabatku sinta pun merasakannya. “ hei sobat, happy
anniversary yah buat loe sama danu yang ke 2thn mudah-mudahan langgeng deh “
kata sinta sambil memelukku. Aku menitikkan air mata dan memeluk dia. “ loh..
loe kenapa? Nida loe cerita dong sma gue, gue gak bisa liat sahabat gue nangis
kaya begini “ sambil melepaskan aku dari pelukkan nya. “gak ko, aku gak apa-apa,
kekelas yu “ kataku sambil menarik sinta. “Aneh loe”.
Setelah tak lama belajar, waktu pulang tiba . sinta
pulang duluan, Sinta keluar dan bertemu danu. “ eh, sin loe liat Nida gaK ?
soalnya dari tadi malam dia nggak ngasih kabar sama gue. Gue takut dia kenapa
napa sin ” kata danu kepada sinta sahabat terbaik aku. “ tuh, ada di kelas. Dia tadi pagi nangis
dan, gue gak tahu kenapa soalnya dia gak cerita sama gue samperin gih“ sambil berlalu meninggalkan
danu. Danu pun tidak menunggu lama-lama dia langsung nyamperin aku yang sedang
menangis memikirkan perkataan mama yang ingin menjodohkan aku sama raka anak
sahabatnya mama. “ sayang.. kamu kenapa?
Kamu sakit? Kata sinta tadi pagi kamu
nangis yah? Kenapa? “Kata danu kepadaku. “ akupun memeluk danu seakan tak ingin
melepaskannya.
Danu mengajak ku ketempat pertamakali kita jadian,,
disana aku ceritakan semua yang terjadi sama hubungan kita. Danu pun memeluk
aku yang sedang nangis, dan dia mulai menitikkan air matanya. “ nid,, aku tahu
ini bukan keinginan kamu, ini bukan mau kamu, tapi kamu harus terima kenyataan
ini. Toh, mama sama papa kamu gak setuju sama hubungan kita. Mungkin hubungan
kita memang harus sampai disini sayang” kata kata itu semakin membuat air
mataku mengalir dengan derasnya. Akupun menatap mata danu sambil menggenggam
tangan nya “ Dan, tapi aku gak suka sama raka, aku hanya ingin kamu dan,, Cuma
kamu yang ngerti perasaan aku. Aku gak bisa ngelewatin hari-hari tanpa kamu”..
saat itu juga tiba-tiba hujan turun dengan derasnya membasahi bumi ini seakan
dunia menangis ketika danu memutuskan hubungan kita.
“ Aku anterin kamu pulang yah” ajak danu kepadaku.
“ Aku anterin kamu pulang yah” ajak danu kepadaku.
Malampun datang, dan mama memberitahu ku kalau pesta
pertunangan aku sama raka akan digelar besok. Tanpa berfikir panjang aku
menelfon orang yang aku sayang dan menceritakan semuanya.
“ hallo ..” sapanya halus
“ hallo dan,, (menangis) dan aku benar-benar gak bisa menjalankan perjodohan ini. Pesta pertungangan aku sama raka akan digelar besok. Aku gak bisa dan.. aku sayang dan cinta sama kamu”
“ (menitikkan air mata) sudahlah nid, selamat yah.. kamu pasti bahagia sama raka, aku juga sayang dan cinta sama kamu, tapi ini semua yang terbaik buat kita sayang. Sudah malam tidur yah,. Kamu kan besok mau tunangan “
“mana mungkin aku tunangan sama orang yang sama sekali aku gak sayang sama dia dan”
“ sudah malam nid, kamu tidur yah.. aku nyanyiin lagu buat kamu . tidurlah sayangku .. mentari tlah menunggu.. sambutlah pagi nanti.. dengan hati tersenyum.. bermimpilah cinta .. dengan segenap rasa.. kini tibalah saat nya.. kita harus berpisahh.. “ sambil menutup telfonnya.
lagu itu menghantarkan aku hingga aku terlelap.
“ hallo ..” sapanya halus
“ hallo dan,, (menangis) dan aku benar-benar gak bisa menjalankan perjodohan ini. Pesta pertungangan aku sama raka akan digelar besok. Aku gak bisa dan.. aku sayang dan cinta sama kamu”
“ (menitikkan air mata) sudahlah nid, selamat yah.. kamu pasti bahagia sama raka, aku juga sayang dan cinta sama kamu, tapi ini semua yang terbaik buat kita sayang. Sudah malam tidur yah,. Kamu kan besok mau tunangan “
“mana mungkin aku tunangan sama orang yang sama sekali aku gak sayang sama dia dan”
“ sudah malam nid, kamu tidur yah.. aku nyanyiin lagu buat kamu . tidurlah sayangku .. mentari tlah menunggu.. sambutlah pagi nanti.. dengan hati tersenyum.. bermimpilah cinta .. dengan segenap rasa.. kini tibalah saat nya.. kita harus berpisahh.. “ sambil menutup telfonnya.
lagu itu menghantarkan aku hingga aku terlelap.
Inilah awal penderitaan ku ketika aku harus bertukar
cincin dengan orang yang tidak aku cintai.. dibawah sudah banyak tamu-tamu yang
datang menghadiri pesta pertunanggan aku sama raka. Akupun berjalan melewati
anak tangga. Dengan wajah sedih akupun turun.
Ketika aku
akan memakaikan cincin ke jarimanisnya raka, aku teringan akan Danu. Danu yang
selama ini menemani hari-hari ku. Aku menoleh keluar berharap ia ada. Tapi itu
hanya harapan kosongku. Dia gak mungkin datang mengahdiri pesta pertunangan ku
ini. Detik demi detikpun berlalu aku sudah resmi bertunangan sama raka. Suara
tepuk tangan riuh menyambut kebahagiaan ku. Tapi aku tidak bahagia.
Satu hari setelah hari itu, aku datang ketempat
dimana aku jadian sama danu. Disana aku berharap danu datang . beberapa menit
berselang, danu pun datang dan menghampiri ku yang sedang duduk.
“ selamat yah.. mudah-mudahan langgeng sampai naik pelaminan” sambil menjulurkan tangan ke hadapanku. Tanpa berkata-kata aku langsung memeluk dia sambil menangis.
“ kamu gak perlu nangis nid, kamu pasti bisa lupain aku, dan hidup sama raka pilihan orang tua mu itu. Oh iya sekalian aku mau pamit aku mau pergi ke Jepang dan tinggal disana untuk selamanya dan mungkin aku akan menikah disana. kamu harus bahagia biar aku juga bahagia nid . Aku akan bawa cinta mu pergi.” Ujarnya sambil menatap mataku. Kenyataan yang benar-benar tidak bisa aku terima dan aku tak bisa berkata apa-apa. Danu pergi meninggalkan aku sambil menahan air matanya.. aku pun menangis sekuat-kuat nya ..
“ selamat yah.. mudah-mudahan langgeng sampai naik pelaminan” sambil menjulurkan tangan ke hadapanku. Tanpa berkata-kata aku langsung memeluk dia sambil menangis.
“ kamu gak perlu nangis nid, kamu pasti bisa lupain aku, dan hidup sama raka pilihan orang tua mu itu. Oh iya sekalian aku mau pamit aku mau pergi ke Jepang dan tinggal disana untuk selamanya dan mungkin aku akan menikah disana. kamu harus bahagia biar aku juga bahagia nid . Aku akan bawa cinta mu pergi.” Ujarnya sambil menatap mataku. Kenyataan yang benar-benar tidak bisa aku terima dan aku tak bisa berkata apa-apa. Danu pergi meninggalkan aku sambil menahan air matanya.. aku pun menangis sekuat-kuat nya ..
The End

Tidak ada komentar:
Posting Komentar